Gresik, 24 November 2014
Kepada: Sayang
Hai sayang.
Tak perlulah ku
tanyakan kabarmu karna aku selalu berharap engkau baik.
Apa kau tau sayang,
malam ini kubuka kembali gambaran-gambaran lamaku. Gambaran-gambaran kehidupan
bak sinetron indonesia yang ceritanya dibuat-buat karna memiliki banyak
penikmat sinetron.
12 Februari 2012.
Pada sebuah foto yang terposting pada suatu akun sosial media, ku baca kembali
kata-katamu. Kau bilang tak selamanya masa IC adalah yang terindah. Kau bilang
kedepannya tak kalah seru.
Ah ya, komentar itu
salah satu pemicu aku menjadi sangat terkenal bak putri kampus. Hanya saja
putri yang memiliki cibiran jauh lebih banyak dibanding pujian. Cibiran-cibiran
yang berhasil mengambil keputusan untuk memaksaku membuangmu jauh dari alur ceritaku.
Cibiran-cibiran yang mengajakku menari kasar hingga penyesalan tak
terhindarkan.
Setidaknya,
cibiran-cibiran itu membuatku menyadari bahwa hati ini telah berkata
"Selamat datang dalam kehidupanku, sayang"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar